Hanya Secangkir Kopi yang Menemaniku | katanya.terserah.cafe

Screen Shot 2016-05-17 at 12.44.55 PM

Gerimis,hawa dingin menghampiri sore itu dimana aku hanya duduk sendirian sambil ditemani secangkir kopi manis dengan campuran frappucino seperti biasanya. Kali ini sungguh berbeda,melihat posisi duduk yang dekat dengan jendela sehingga akupun bisa melihat keadaan diluar sana yang sedang hujan rintik-rintik. Sesekali aku melihat sepasang manusia berjalan bersama di bawah guyuran rintik hujan sambil berlidung di bawah payung kecil atau jaket.

Tak berselang lama akupun dihampiri oleh teman baikku yang sudah aku tunggu sejak 30 menit lalu,yak dia teman satu kampusku yang kebetulan memiliki urusan denganku, “gimana bro,udah lama nunggunya ?”,”lumayan lama” kataku.

“Jadi gimana tugasnya pak Diki ? Udahan ?”,yak itulah pertanyaan yang diajukan temanku,memang tujuanku kemari untuk membahas masalah tugas kuliah kami. Maklum aku hanya seorang mahasiswa dari sebuah universitas swasta. Agak lama kami membahas mengenai tugas kuliah kami,sesekali sambil menyeruput kopi kami masing-masing.

Sampai akhirnya temanku menunjukkan sesuatu kepadaku, “Bro,liat deh itu”,”Mana ?” tanyaku sambil melihat kearah yang ditunjuknya. Agak susah melihat kearah yang ditunjukkan oleh temanku saat itu karena kaca samping kami duduk ternyata berembun.

“Itu diparkiran,masa gak keliatan ?”,katanya sambil mengelap kaca yang berembun. Sedikit samar tapi perlahan menjadi jelas. “Itukan….” Agaknya aku kurang percaya dengan apa yang ditunjukkan temanku sendiri. Sampai akhirnya aku yakin kalau itu memang dia.

Ya,itu memang dirinya. Perempuan yang menjalin cinta denganku yang sudah berjalan selama setahun belakangan ini. Tapi kali ini dia tidak sendirian,dia bersama seorang lelaki yang kebetulan aku mengenalnya. Kebetulan dia sendiri yang mengenalkannya kepadaku. Sedikit tidak percaya ketika aku melihat mereka berdua,akupun berusaha menghilangkan pikiran yang negative.

“Kira-kira dia ama siapa bro ? “ ,Tanya temanku dan kujawab “ama Bayu dia.” . Dia bersama seorang lelaki bersama Bayu yang dikenalnya melalui sebuah komunitas olahraga. Aku juga mengenal Bayu juga belum lama,dan kebetulan dia sendiri yang mengenalkan Bayu kepadaku. Aku dan temanku masih memperhatikan mereka yang berjalan menuju tempat kami berada.

Tidak lama kemudian akupun pergi kesalah satu tempat untuk menghilangkan rasa gelisah. hei bro, seakan – akan kami sudah sangat akrab dengan pelayan kopi di katanya.terserah.cafe yang lokasinya di kec. kersana | kab. brebes jawa tengah.

ditempat ini aku berimajinasi sebuah rasa yg saat ini aku rasakan. thanks katanya.terserah.cafe

kopibrebes.wordpress.com | katanya.terserah.cafe

 

Iklan

Tentang kopibrebes

Mungkin kamu bisa membuat monster-monster seperti yang dilakukan oleh Stefan Kuhnigk dalam proyeknya, The Coffee Monsters. di Coffe katanyaterserah tidak kalah menarik untuk mengubah kopi sesuai keinginan anda.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s