INSPIRASI DALAM SECANGKIR KOPI

   Inspirasi bisa datang kapan saja dan di mana saja dengan beragam cara. Inspirasi muncul tidak diundang dan dinyana. Inspirasi atau ide tumbuh tanpa paksaan. Kita tidak bisa menghendaki seketika itu juga. Ide atau inspirasi hadir mengalir begitu saja dan muncul tanpa kita sadari. Karena inspirasi liar seperti layang-layang apabila tidak kita ikat maka kemungkinan besar ide tersebut akan hilang ditelan udara. Karena itu, gagasan atau inspirasi itu tidak bisa kita duga datangnya serta tempat dan waktu yang tepat, yang kita sangka.
     Inspirasi pun datang setelah seseorang melakukan percobaan. Hal ini seperti dilakukan oleh Pakar fisika dari Syracuse, Sisilia, Yunani. Archimedes mendapatkan inspirasi setelah ia berendam dalam bak mandi. Ilmuwan yang lahir pada 728 SM ini menemukan teori Archimedes, setelah melakukan kebiasaan di dalam bak mandi, yang membuatnya, sadar atau tidak sadar, ia telah menemukan sesuatu yang sampai sekarang lebih dikenal dengan teori archimedes. Ketika menemukan itu, ia dalam kondisi telanjang dan langsung lari ke jalan sambil berteriak-teriak bak orang gila, “Eureka! Eureka!” (Akhirnya kutemukan juga) begitu kira-kira teriakan girangnya. Inspirasi juga datang karena kontemplasi atau perenungan. Misalnya lagi, seorang seniman atau apapun itu profesinya tiba-tiba mendapatkan ilham ketika sedang nongkrong bersama teman-temannya di warung kopi ditemani secangkir kopi penuh aroma khas itu.
     Membaca buku yang ditulis oleh Prabu Revolusi dengan judul Secangkir Kopi Inspirasi (2013)seakan membangkitkan gairah atau tradisi masyarakat Indonesia yang banyak gandrung dengan minuman berwarna hitam pekat ini. Sebagai seorang news anchor atau wartawan berita televisi, sekaligus sebagai pecinta kopi, ia memiliki media mencari inspirasi. Dan, seperti kebanyakan masyarakat umum, menurutnya, “Kopi baginya adalah minuman yang sangat unik. Bukan saja dari efeknya yang membuatnya lebih segar dan bersemangat, namun juga karena saya mencintai kebiasaan minum cairan kental ini sebagai seni untuk mencapai suatu inspirasi.” Kopi juga sebagai media untuk mengobati penyakit gugup dan groginya sebelum menjelang siaran.
     Sebagaimana yang dilakukan oleh Prabu Revolusi, dan umumnya masyarakat di negara ini, kehidupan tidak bisa lepas dari minuman kopi. Minum kopi telah menjadi budaya dan tradisi. Dewasa ini, kita tidak bisa menutup sebelah mata tentang fenomena orang minum kopi di warung-warung kopi dekat rumah kita atau di tepi jalan itu. Tradisi minum kopi mengakar hingga dari anak-anak hingga orangtua. Hingga banyak yang update status, apabila tidak minum kopi kepala rasanya pusing. Bayangkan bagaimana jadinya hidup ini tidak ada kopi? Barangkali sedikit yang menjemput inspirasi pagi. Kopi biasanya diseduh bersama koran atau majalah di pagi hari. Betapa nikmatnya membaca surat kabar dikombinasikan dengan minum kopi. Nikmatnya luar biasa, bukan?
     Sementara itu, kopi yang telah menjadi budaya tersebut juga sebagai teman yang baik untuk berdiskusi bersama teman-teman ngalor-ngidul, pun sebagai media untuk alat mengumpulkan teman. Maksudnya, apabila kita sedang ngopi kita akan menjumpai atau berkenalan dengan orang yang belum kita kenal sebelumnya. Namun, untuk menikmati kopi para penikmat kopi (penkop) yang perlu diperhatikan adalah takaran. Artinya setiap hari tidak lebih tiga cangkir mengonsumsi kopi. Konon mengonsumsi kopi bagus untuk mencegah penyakit jantung danstroke. Namun apabila berlebihan dalam mengonsumsi kopi tiap hari, maka tidak baik untuk empedu dan ginjal. Karena tubuh tidak ada air putih yang ada hanyalah cairan hitam pekat tersebut. Jadi, kemungkinan untuk kena ginjal besar terjadi.
     Oleh karena itu, ngopi baik untuk kesehatan apabila sesuai takaran atau ketentuan setiap harinya. Namun tidak baik untuk kesehatan jikalau tidak memperhatikan kebutuhan tubuh juga sangat rentan terserang penyakit, seperti yang saya ungkapkan di atas. Selain itu,minum kopi juga baik untuk mencegah penyakit gugup dan grogi. Sebagaimana dituturkan dalam buku Prabu Revolusi tersebut, sebagai news anchor ia sering mengalami penyakit gugup menjelang siaran langsung di televisi. Untuk mengantisipasi kegrogian dan menjemput inspirasi, Prabu bukan melakukan apapun, melainkan minum kopi. Saking gandrungnya dengan kopi ia pun bergabung dengan barista alias tukang racik kopi. Tidak berlebihan kiranya, ia pun tahun 2009 bersama istrinya Zee Zee Shahab mendirikan kedai kopi untuk menjemput “sang inspirasi” bagi orang penikmat kopi.

13007298_1011657108911114_6881042011793329927_n    Akan tetapi saya yang bukan penikmat kopi atau bukan maniak kopi, kopi sebagai media untuk berbaur dengan teman untuk ngobrol dan mempererat tali silaturahmi antar sesama. Dengan kepulan asap yang masih hangat dengan cita rasa aroma yang khas, obrolan tersebut terbawa oleh suasana gayeng dengan waktu yang cukup lama. Karena sejatinya, cara minum kopi tidak langsung habis seperti halnya minum air putih. Setiap sruputan air hitam pekat tersebut membawa ke alam imajiner yang liar tak bertepi. Sekali lagi, sebagai seorang yang tidak terlalu menjadi penikmat kopi, saya tetap berapresiasi dengan hadirnya budaya ngopi untuk media ke hal positif.

     Namun, bagi sebagian orang, kopi buruk bagi kesehatan. Pun tidak bagi sebagian orang. Ada sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 83.000 perempuan berusia 24 tahun, dan ternyata yang mengonsumsi kopi memiliki resiko 18% lebih rendah kematiannya. Karena, seseorang yang memiliki penyakit diabetes, kopi cocok untuk mencegah kandungan gula darah. Kopi dapat meningkatkan laju  metabolisme tubuh sehingga tepat untuk mencegah penyakit diabetes tersebut.
     Maka dari itu, selain beberapa manfaat bagi kesehatan, setiap kepulan asap kopi mengandung unsur semangat bagi penikmatnya. Juga kopi berguna untuk membangkitkan semangat dan stamina serta mengatur mood. Seperti yang dinarasikan oleh Prabu Revolusi dalam bukunya tersebut, “Itu terjadi karena mekanisme zat kafein yang bekerja dalam tubuh kita akan bersaing dengan adenosine, suatu bahan penenang alami yang memberitahu sel-sel badan untuk mengendurkan aktivitas. Dengan menghalangi adrenalin bekerja, kafein dapat “mengelabuhi” tubuh untuk tetap melakukan aktivitas sekalipun dalam ritme tinggi. Mekanisme ini akan meningkatkan tekanan darah, pengeluaran urine, dan aktivitas sistem syaraf pusat,” (hal. 135).
     Kopi sekarang sebagai tempat untuk memadu dengan ruang imajinasi dan tempat untuk menyemarakkan semangat ide-ide dalam setiap hari. Namun tidak hanya kopi saja yang dapat menggali inspirasi setiap hari. Ada banyak cara yang dapat memunculkan semangat ide dan inspirasi. (“-“)
Iklan

Tentang kopibrebes

Mungkin kamu bisa membuat monster-monster seperti yang dilakukan oleh Stefan Kuhnigk dalam proyeknya, The Coffee Monsters. di Coffe katanyaterserah tidak kalah menarik untuk mengubah kopi sesuai keinginan anda.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s